Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

Rokok!!

  Rokok? satu kata dengan sejuta makna. kau tahu? sama dengan cinta. Beda nya, cara berakhir dari hidup itu sendiri. Kau tahu Sirius kenapa aku begitu membenci rokok? Aku bahkan benci disetiap hembusan asap itu sendiri, juga melihat orang yang dengan mantap nya menghisap seputung demi seputung dari dirinya, yang tidak tahu bahwa kenikmatan yang mereka rasakan itu perlahan merampas setiap jengkal kehidupan mereka. saat ini, aku tidak peduli jika ada begitu banyak orang yang akan menentang ku, karena mereka juga tidak pernah mendengar kata dari orang orang yang teraniaya oleh asa mereka. Kenapa mereka dengan rela membunuh jiwa mereka secara perlahan lahan? Dan membunuh orang yang mereka sayang secepat mungkin. tapi, apa mungkin perokok itu memiliki orang yang mereka sayangi? jika memang ada kenapa harus mengorbankan orang yang disayangi. kau tahu pasti maksud ku kan? mereka tidak pernah bersungguh-sungguh sayang pada seseorang. Mereka hanya tidak mau mati mengenaskan sendiri...

Kemarin Sore

Yang datang itu adalah yang siap untuk ku sambut,,, sama seperti Kau. Aku hanya lah seorang gadis biasa yang mencintai dengan ketulusan hati. Hanya itu yang ku tahu. Dan ketika kau datang kemarin,, perasaan itu semakin tumbuh. Tawa mu dengan sedikit guratan di sudut mata, senyum mu dengan penuh ketulusan, dan suara mu penuh dengan ketenangan. Salahkah? salahkah aku memiliki nya? Yang datang kemarin adalah tawa yang sesungguhnya,,, adalah kau. Tawa bahagia yang tertorehkan itu tak sengaja aku sadari beberapa hari lalu. Saat itu, di sore itu. Kita duduk bersama teman ku, berbincang. Meski apa yang kita bincangkan itu tak penting sama sekali. Berdebat tentang hal yang konyol. Mengatakan bahwa aku sudah berubah, mengatakan bahwa kau harus keluar dari zona nyaman mu. Yang datang kemarin adalah rahasia besar yang selalu ku sembunyikan... tentu saja kau. Rahasia yang selalu aku jaga kemurniannya. Rahasia yang nantinya ku bagikan, setelah kau dan ayah ku bertemu dan bersalaman. maka,...