Cinta memang sulit ditebak. ketika kita bilang tidak mencintainya tapi kata hati berkata lain.
pernah dihadapkan dalam keadaan yang sulit? saya pikir ini hanya ada dalam sebuah settingan atau sebuah drama cinta yang sering kita tonton di televisi.
saya mencintai seseorang namun Sahabat saya pun mencintainya. sahabat saya selalu menceritakan perasaan nya kepada saya. saya tidak bisa mengatakan bahwa apa yang dia rasa sama seperti perasaan saya. hingga pada suatu hari Sahabat saya mengetahui tentang perasaan saya dan laki laki itu. awalnya saya pikir sahabat saya dapat memaklumi. sehingga tidak ada perasaan salah yang menghinggap di otak saya ketika sahabat saya mengetahui hal itu. tapi inilah kesalahan saya ketika saya tidak bisa menyeimbangkan antara perasaan dan pikiran. hari hari berlalu tanpa Sahabat saya.dia pergi menjauh,
bagi saya Sahabat lebih penting dibanding perasaan saya saat itu, karena saya pikir sahabat bisa menjadi saudara. sehingga mengorbankan perasaan itu tidak lah sulit. saya menjodohkan dia dan laki laki itu, sakit tapi saya pikir ini hanya lah perasaan biasa lama kelamaan pasti akan menghilang. namun kenyataannya setelah mereka jadian itu semakin membuat saya bingung dengan perasaan saya.
ketika orang bilang "saya bahagia bila dia bahagia".
heh, bohong. saya tidak bahagia, saya sakit.
pernah dihadapkan dalam keadaan yang sulit? saya pikir ini hanya ada dalam sebuah settingan atau sebuah drama cinta yang sering kita tonton di televisi.
saya mencintai seseorang namun Sahabat saya pun mencintainya. sahabat saya selalu menceritakan perasaan nya kepada saya. saya tidak bisa mengatakan bahwa apa yang dia rasa sama seperti perasaan saya. hingga pada suatu hari Sahabat saya mengetahui tentang perasaan saya dan laki laki itu. awalnya saya pikir sahabat saya dapat memaklumi. sehingga tidak ada perasaan salah yang menghinggap di otak saya ketika sahabat saya mengetahui hal itu. tapi inilah kesalahan saya ketika saya tidak bisa menyeimbangkan antara perasaan dan pikiran. hari hari berlalu tanpa Sahabat saya.dia pergi menjauh,
bagi saya Sahabat lebih penting dibanding perasaan saya saat itu, karena saya pikir sahabat bisa menjadi saudara. sehingga mengorbankan perasaan itu tidak lah sulit. saya menjodohkan dia dan laki laki itu, sakit tapi saya pikir ini hanya lah perasaan biasa lama kelamaan pasti akan menghilang. namun kenyataannya setelah mereka jadian itu semakin membuat saya bingung dengan perasaan saya.
ketika orang bilang "saya bahagia bila dia bahagia".
heh, bohong. saya tidak bahagia, saya sakit.
Komentar
Posting Komentar