Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2016

Cermin

Aku tatap cermin dengan bayang Yang menggambarkan seseorang Matanya kosong dan sendu Nanar terpancar begitu saja... Ia tatap bayang itu... sedikit mengukir senyum Tapi, mengapa terasa sakit? Pahit saat melihat lukisanmu Bibirnya terkatup... Membayangkan cerita indah baginya Ia bernostalgia tentang gambar kehidupannya yang tiada berujung Sebulir air mata mengalir Tuhan... Ia menangis. Tangis yang menggambarkan betapa rapuhnya dia. Cermin... Bisakah kau retak saat ini? Hingga ia tak dapat melihat Wajah yang tiada kehidupannya