Sirius, malam ini aku ingin menumpahkan sedikit rahasia yang membuat mata ini gelap. 5 tahun yang lalu, disaat semua orang menjauhi ku karena berpikir tentang kediamanku yang dianggap sebagai suatu kesombongan. Seseorang datang menghampiriku. Tanpa peduli apa yang dikatakan orang orang disekelilingnya. Ia menggenggamku. Disaat semua orang tak paham dengan sifatku, ia memahami apa yang aku pikirkan, bagaimana aku berperilaku sepantasnya. Disaat aku diam dalam kesepianku, ia datang membawa tawa yang hampir lupa aku torehkan dalam hidupku. Ia bukan cinta yang selama ini diagungkan oleh kebanyakan orang. Ia hanya bagian kecil yang terkadang tak berarti bagi orang yang memuja cinta. Ia datang padaku tanpa ragu. Ada banyak sekali waktu yang ia minta padaku untuk sekedar menghilangkan jenuhnya, ketika ia pusing dengan sejumlah perlombaan basketnya. Tapi, selalu ku tolak. Entah kenapa? Aku seegois itu. Dan sekarang setelah berapa tahun angin itu hilang. Aku menyadari, tak banyak waktu ...
Menulis tentang semua hal yang saya suka. Pengalaman, imajinasi, dan kehidupan. Terlalu sebentar hidup jika harus disia-siakan. Bahagia lah.