Dua jam Lagi maka aku telah melewati 1 tahun ini dengan tahun yang sama seperti sebelumnya, tanpa tawa.
Sebelumnya, aku berpikir bahwa tempat itu, mungkin akan membawa ku pada hidup yang menarik. Dengan cerita lucu, menantang dan sebagainya. Tapi, pada akhirnya sama saja. Aku berada pada titik yang memintaku untuk menyerah. Tapi, didetik detik menyerahnya aku, ada dua orang yang menarik ku untuk berhenti pada pemikiran bodoh itu.
Sirius, aku rasa aku yang bermasalah. Pada setelah dua jam kedepan, aku berharap agar kau dapat menghentikan perasaan bodoh ini. Aku rasa, aku terlalu naif untuk bersama dengan orang- orang yang sempurna sedangkan aku tidak. Kenapa aku menuntut mereka untuk mengerti sedangkan aku sendiri tidak?
Kenapa aku menuntut mereka untuk berubah sedangkan aku tidak?
Ataukah, aku yang terlalu egois?
Pada setelah dua jam kedepan, bagaimana aku harus mengubah perasaan ini agar dua jam setelah ini aku bisa kembali menjadi diriku yang ceria dan semangat?
Dua jam setelah ini, mungkin benar kata salah satu dari orang itu, bahwa aku terlalu sensitif. Sehingga aku terus saja berpikiran negatif terhadap seseorang dan membuat diriku sendiri merasa tidak nyaman.
Dua jam setelah ini, mungkin benar kata salah satu teman kelasku, bahwa aku terlalu serius sehingga aku tidak bahagia?
Dua jam Setelah ini, bagaimana aku bisa merubah kegelapanku agar tak terjadi lagi setelah dua jam ini?
pada Dua jam setelah ini, aku berharap bahwa apa yang membuat mata, telinga, mulut dan segalanya menyangkut hidupku yang telah gelap, bisa menjadi terang dalam waktu dua jam setelah ini. semoga.
weeww... haha
BalasHapus😀
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Hapusterus apo bedanyo samo diri ini, terlalu naif berharap dia bisa mengerti hehe
BalasHapusHehe sabar kak
HapusHehe sabar kak
Hapus