Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Teman itu, dia

Sirius, kau tahu bahwa aku bukanlah orang romantis yang bisa mengungkapkan rasa sayangku pada siapa yg aku sayangi. Aku selalu diam ketika mereka berbicara dan mengungkapkan perasaan mereka. Aku juga selalu menutup rapat tentang diriku agar mereka tidak terlalu jauh mengenalku. Lalu, aku marah dgn sendirinya ketika mereka tidak memahamiku. Adilkah? Sungguh tidak adil. Aku selalu menolak ketika mereka mencoba untuk selangkah lebih dekat denganku. Aku begitu kejam. Aku teringat pesan dari teman SMA ku dulu. Bahwa ia pernah berkata : "teman adalah melodi ilusi. Dimana terdengar indah tapi keindahan itu tidak nyata. Suatu saat kau akan tersakiti dgn kenyataannya." Aku terlalu takut, sehingga aku tak mengizinkan siapapun untuk lebih dekat denganku. Hingga akhirnya, aku berdiskusi pada diriku sendiri. " bukankah itulah gunanya teman? Menyadarkanmu bahwa dunia tak sepenuhnya indah. Kadangkala, kau harus merasakan sakit. " Oke, aku menerima pernyataan itu. Lalu...