Langit akan tetap biru, tak berubah
Meski kau muram, marah
Awan tetap akan bergerak
Meski kau menolak, berteman
Tak ada yang mengitarimu
Awan langit dan seisinya
Memiliki tugasnya sendiri
Juga dengamu, membisu.
Matahari tak mengikutimu
Bumi tak berputar bersamamu
Tanah tak kau pijak sendiri
Lantas, pantaskah dirimu?
Berlagak menggoyangkan bahu
memandang sinis tanpa tahu
Bak langit ketujuh?
Note :
Sore Langit, hari ini anehkan?
Tampaknya kamu ingin menyombongkan diri, menampakkan keindahanmu diatas sana.
Aku akui, kamu memang indah. sangat indah. bagaimanapun kondismu, kamu tetap indah. karena sejujurnya, tak ada yang mampu mengalahkan ciptaan-Nya.
Tapi, seseorang datang menampakkan keangkuhan.
dia disana, berpikir ia satunya ciptaan sang Maha Cipta dengan segala kesempurnaan.
Hey,, haruskah aku menegurnya?
Mengatakan bahwa kamu lebih indah. jauuuuh sekali. bahkan kamu tak menyakiti mata orang lain untuk melihat keindahanmu. bagaimana dia bisa?
Sudahlah, Langit. Sabar saja. Didunia ini banyak manusia mengaku lebih sempurna. Manusia memberi label kecantikan untuk diri mereka. Aku beruntung bisa melihat keindahanmu sebagai langit biru. bersih tanpa noda. Untung saja, kamu Langit!

Komentar
Posting Komentar