AWALNYA....
aku mencintai nya dalam diam, mengintai nya tanpa ada seorang pun yang tahu. mengikuti apa yang ia sukai sampai aku tahu semua tentang nya. begitu juga kehidupannya.
semakin waktu berjalan, maka perasaan ku semakin tumbuh. tentang perasaan yang tak berpupuk ini? hah,, entah kenapa sulit sekali! lalu, lama kelamaan kecurigaan itu muncul, berasal dari teman teman ku. mereka tau tentang perasaan yang telah aku bungkus dengan indah ini. akhirnya, berita itu meluas. tidak tahu apakah ia mengetahui nya atau tidak? yang pasti dia selalu dengan diamnya. lalu, muncul dengan tawa misteriusnya.
Sirius,,,
aku tahu berapa kali aku telah mengatakan pada mu tentang apa yang akan aku lakukan. Tapi, tetap saja tidak bisa aku melakukannya. Rasanya aku selalu kalah dengan perasaan ini. tak bisa menghentikannya.
Sirius...
lama kelamaan aku benar benar bosan, menyimpan semuanya sendiri. mengintai nya secara diam diam.
AKHIRNYA!!!
Sirius...
aku ingin berhenti! sudah beratus kali aku mengatakannya. Bisakah, engkau mendengar ku.? kenyataan yang terukir dalam hati ku, tentang sebuah kebenaran dan keberanian untuk melupakannya. apakah aku juga harus menunggu untuk bisa benar benar melupakannya? aku tau, dan hanya aku serahkan pada sang waktu.
Sirius...
aku hampir berhasil melupakannya, aku berdo'a pada-Nya "lupakan dia dari pikiran ku". tapi, kenyataan itu berbalik. ia semakin dekat dengan ku, disaat aku telah lelah dalam diam ku. kenapa dia harus kembali dan tinggal lebih lama lagi?
Sirius...
aku takut, dan semakin takut jika perasaan yang siap ku buang ini akhirnya kembali padanya.
Sirius...
bisakah sampaikan padanya, tolong pergi dan jangan siksa aku dengan ketidaktahuan ini...
karena, bunga mawar merah yang tumbuh saat itu meski tak ku pupuk. kini telah layu dan siap untuk ku buang sampai ke akarnya.
Bohongkah aku???
aku mencintai nya dalam diam, mengintai nya tanpa ada seorang pun yang tahu. mengikuti apa yang ia sukai sampai aku tahu semua tentang nya. begitu juga kehidupannya.
semakin waktu berjalan, maka perasaan ku semakin tumbuh. tentang perasaan yang tak berpupuk ini? hah,, entah kenapa sulit sekali! lalu, lama kelamaan kecurigaan itu muncul, berasal dari teman teman ku. mereka tau tentang perasaan yang telah aku bungkus dengan indah ini. akhirnya, berita itu meluas. tidak tahu apakah ia mengetahui nya atau tidak? yang pasti dia selalu dengan diamnya. lalu, muncul dengan tawa misteriusnya.
Sirius,,,
aku tahu berapa kali aku telah mengatakan pada mu tentang apa yang akan aku lakukan. Tapi, tetap saja tidak bisa aku melakukannya. Rasanya aku selalu kalah dengan perasaan ini. tak bisa menghentikannya.
Sirius...
lama kelamaan aku benar benar bosan, menyimpan semuanya sendiri. mengintai nya secara diam diam.
AKHIRNYA!!!
Sirius...
aku ingin berhenti! sudah beratus kali aku mengatakannya. Bisakah, engkau mendengar ku.? kenyataan yang terukir dalam hati ku, tentang sebuah kebenaran dan keberanian untuk melupakannya. apakah aku juga harus menunggu untuk bisa benar benar melupakannya? aku tau, dan hanya aku serahkan pada sang waktu.
Sirius...
aku hampir berhasil melupakannya, aku berdo'a pada-Nya "lupakan dia dari pikiran ku". tapi, kenyataan itu berbalik. ia semakin dekat dengan ku, disaat aku telah lelah dalam diam ku. kenapa dia harus kembali dan tinggal lebih lama lagi?
Sirius...
aku takut, dan semakin takut jika perasaan yang siap ku buang ini akhirnya kembali padanya.
Sirius...
bisakah sampaikan padanya, tolong pergi dan jangan siksa aku dengan ketidaktahuan ini...
karena, bunga mawar merah yang tumbuh saat itu meski tak ku pupuk. kini telah layu dan siap untuk ku buang sampai ke akarnya.
Bohongkah aku???
yakinkah?
BalasHapusberanikah?
sanggupkah?
Menurut mu aku bisa stlh dia kmbli dan brthan satu tahun lagi ??
Hapus