Langsung ke konten utama

Lucunya Negeri Ini?!


Indonesia Berduka...
Kau tahu Sirius, Indonesia sedang mengibarkan bendera hitam didalamnya. Ada begitu banyak kejadian yang membuat air mata Ibu Pertiwi jatuh membasahi tanah tercinta ini.
Sekarang, ditengah kekalutan itu tidak ada payung yang melindungi.
Kau tahu Sirius?
Aku adalah salah satu orang yang menyetujui hukuman mati itu.
Pernah, disuatu kelas, kami memperdebatkan masalah ini. Kau tahu Sirius, hanya aku yang setuju dengan hukuman itu. Yang lain? mereka mempertimbangan HAK ASASI MANUSIA TERHADAP PELAKU???? Mereka beranggapan bahwa hukuman selama 15 tahun itu pantas untuk mereka yang telah MERUSAK KEHIDUPAN SESEORANG. Dengan alasan bahwa pelaku bisa bertobat selama masa tahanan itu!
Apakah HAM masih berlaku untuk pelaku yang telah MERENGGUT PAKSA masa depan seorang yang mungkin  memiliki kehidupan cerah nantinya dan juga siapa yang bisa menjamin jika pelaku bisa bertobat selama masa penahanan itu? bahkan pada saat sidang pun tidak ada rasa bersalah sama sekali dari pelaku! Pemerintah pun sibuk dengan berbagai pendapat dan beradu argumen tentang hukuman yang pantas untuk para pelaku. Tapi, kenapa? kenapa Pemerintah maupun orang-orang yang berada dikelas ku itu tidak melihat dari sisi KORBAN. Mereka seakan LUPA bahwa korban juga memiliki HAK untuk menerima keadilan, HAK memiliki kehidupan yang tenteram, HAK memiliki kehidupan yang nyaman. bahwa Korban juga HARUS dijamin kehidupannya. Mereka lupa bahwa ada KEBAHAGIAAN YANG TERENGGUTKAN dari SESEORANG!
Pemerintah juga selalu saja mempertimbangan anak dibawah umur!? 
apakah PANTAS seseorang yang bisa berbuat SESADIS itu dikatakan anak dibawah umur?
Pantaskah seseorang yang bisa berbuat,berpikir, dan berencana secara kejam dikatakan anak dibawah umur?
LUCU! Benar aku tak bisa menahan tawa ku dengan kata-kata itu, anak dibawah umur!
dan lebih lucunya lagi ketika suatu kejadian telah menimbulkan korban, kau tahu sirius siapa yang disalahkan?
Iya, SI KORBAN!
Lucu, lucu memang negeri ini!
Ketika siapa yang harus diperjuangkan, tapi disalahkan. Seolah bahwa semua kejadian itu karena tingkah nya.
Apa salah bagi seorang anak yang pulang sekolah dan melewati hutan sebagai SATU-SATUNYA jalan pulang. Dimana letak kesalahannya?
Lucu! memang Lucu pemikiran MEREKA!!
Semoga saja mereka yang sedang tertidur diam dalam kenyamanan ditengah kedukaan ini bangun dan bisa berpikir jernih. Apakah pantas 15 tahun atau hukuman seumur hidup itu bagi seseorang yang telah merampas kehidupan dan kebahagiaan orang lain?!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku setelah dua jam kedepan?

Dua jam Lagi maka aku telah melewati 1 tahun ini dengan tahun yang sama seperti sebelumnya, tanpa tawa. Sebelumnya, aku berpikir bahwa tempat itu, mungkin akan membawa ku pada hidup yang menarik. Dengan cerita lucu, menantang dan sebagainya. Tapi, pada akhirnya sama saja. Aku berada pada titik yang memintaku untuk menyerah. Tapi, didetik detik menyerahnya aku, ada dua orang yang menarik ku untuk berhenti pada pemikiran bodoh itu. Sirius, aku rasa aku yang bermasalah. Pada setelah dua jam kedepan, aku berharap agar kau dapat menghentikan perasaan bodoh ini. Aku rasa, aku terlalu naif untuk bersama dengan orang- orang yang sempurna sedangkan aku tidak. Kenapa aku menuntut mereka untuk mengerti sedangkan aku sendiri tidak? Kenapa aku menuntut mereka untuk berubah sedangkan aku tidak? Ataukah, aku yang terlalu egois? Pada setelah dua jam kedepan, bagaimana aku harus mengubah perasaan ini agar dua jam setelah ini aku bisa kembali menjadi diriku yang ceria dan semangat? Dua ...

hujan ini...

hem,,, Hujan di malam ini,,, mengingatkan aku, hari dimana kau mengingkari,  hari dimana kau mengatakan Cinta, Cinta kepada Cinta lama mu. hujan di malam ini... mewakilkan perasaan ku, melukiskan semua kesakitan hatiku karena perkataan mu. tak ingatkah disaat kau dan aku bersama menelusuri pantai nan indah, kau berjanji akan dan selalu membutuhkan ku. dan sekarang aku menyadari bahwa kata kata mu bukanlah " aku akan selalu mencintaimu". benar, terserah pada mu. semua keputusan ada pada diri mu. sekarang memilih dia yang menyakiti mu bukan aku yang benar benar tulus pada mu. hah... benar, itu bukan urusan ku jika kau kembali tersakiti itu bukanlah urusan ku lagi. aku tak mempunyai hak untuk memberi kehangatan lagi, tak memiliki hak untuk selalu menghapus air mata mu. ^-^

GeDuNG sErBagUnA

saat pertama tiba kami berfoto bersama, pemandangannya asri. ketika masuk lebih dalam, ilmu kami semakin bertambah. banyak ilmu ilmu sains yang selama ini hanya kami bayang dan kami takar hari ini kami lihat secara langsung.  hem,,, sayangnya gedung serba guna itu sepi. kata Mutia "ibarat ilalang di hamparan tanah lapang. tak pernah disentuh dan dilihat" menyusun angka dan penjumlahannya, melihat sulap yang selama ini dilakukan di Tv ternyata itu sebagian dari ilmu fisika. hah,,, kata Sari " tambah bernafsu untuk lebih menjelajahi seluk beluk fisika"   kalo kata saya "disana ibarat jutaan permainan yang membangkitkan sifat kekanakkan tapi menambah wawasan. benar ilalang, tapi berharap agar ilalang yang kesepian tersebut dapat tumbuh menjadi sebuah pemandangan yang asri. dengan menjaga, merawat dan menemani kekosongan tersebut."