Langsung ke konten utama

Hari ini HUJAN!!

SIRIUS...
Sudah satu minggu saya tidak bertemu dengan mu. Ada begitu banyak tugas kuliah yang harus saya kerjakan. Tugas tugas yang menumpuk masih tak bergerak sama sekali, Tapi semuanya terbalaskan dengan momen hari ini. kau tahu kan SIRIUS, saya tak bisa mengukur sampai sejauh mana tingkat kedekatan ku dengan orang orang yang berada disekitar ku. Tapi hari ini, saya mengerti tentang semuanya. bahkan tentang diri ku sendiri, yang selama ini tak bisa saya pahami.
SIRIUS, saya tak ingin mengalami hal yang sama untuk kedua kalinya. Merasa kehilangan dengan orang yang sangat berarti bagi ku. SIRIUS, saya tak ingin penyesalan itu datang lagi, setelah apa yang saya lewati dalam hidup saya. Sirius, hanya ada satu hal yang membuat aku terus berpikir. Adalah tentang bagaimana ia bisa menjauh dengan begitu mudahnya, setelah apa yang kami lewati bersama? bukan dia yang selama ini menjadi tokoh utama dalam cerita ku, tapi dia yang selama beberapa tahun ini tak ku tahui keberadaannya dan kabarnya. Bahkan, ia tak mencari keberadaan ku ketika aku menghilang. Sirius, saya yakin kau sangat mengenal orang itu, orang yang menyapa ku untuk pertama kalinya dan juga merubah mindset ku tentang persahabatan untuk pertama kalinya. Aku merindukan dia dalam setiap jengkal langkah ku yang aku bagikan pada mu, aku juga ingin menceritakan banyak hal dengannya. Bahkan ketika keluarga ku tak tahu, bukan karena seberapa dekat aku atau tidak dekat nya aku dengan mereka? tapi karena, aku terlalu takut berbicara pada mereka yang begitu banyak beban tentang permasalahan mereka sendiri. Sirius, aku merindukan nya, yang tak pernah aku sebutkan namanya.
SIRIUS,,, hari ini hujan, kemarin hujan dan esok mungkin juga hujan. bukankah, dia pernah mengatakan bahwa disetiap tetesan hujan, ada pesan yang ia sampaikan?
SIRIUS,,, aku merindukan hujan!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aku setelah dua jam kedepan?

Dua jam Lagi maka aku telah melewati 1 tahun ini dengan tahun yang sama seperti sebelumnya, tanpa tawa. Sebelumnya, aku berpikir bahwa tempat itu, mungkin akan membawa ku pada hidup yang menarik. Dengan cerita lucu, menantang dan sebagainya. Tapi, pada akhirnya sama saja. Aku berada pada titik yang memintaku untuk menyerah. Tapi, didetik detik menyerahnya aku, ada dua orang yang menarik ku untuk berhenti pada pemikiran bodoh itu. Sirius, aku rasa aku yang bermasalah. Pada setelah dua jam kedepan, aku berharap agar kau dapat menghentikan perasaan bodoh ini. Aku rasa, aku terlalu naif untuk bersama dengan orang- orang yang sempurna sedangkan aku tidak. Kenapa aku menuntut mereka untuk mengerti sedangkan aku sendiri tidak? Kenapa aku menuntut mereka untuk berubah sedangkan aku tidak? Ataukah, aku yang terlalu egois? Pada setelah dua jam kedepan, bagaimana aku harus mengubah perasaan ini agar dua jam setelah ini aku bisa kembali menjadi diriku yang ceria dan semangat? Dua ...

hujan ini...

hem,,, Hujan di malam ini,,, mengingatkan aku, hari dimana kau mengingkari,  hari dimana kau mengatakan Cinta, Cinta kepada Cinta lama mu. hujan di malam ini... mewakilkan perasaan ku, melukiskan semua kesakitan hatiku karena perkataan mu. tak ingatkah disaat kau dan aku bersama menelusuri pantai nan indah, kau berjanji akan dan selalu membutuhkan ku. dan sekarang aku menyadari bahwa kata kata mu bukanlah " aku akan selalu mencintaimu". benar, terserah pada mu. semua keputusan ada pada diri mu. sekarang memilih dia yang menyakiti mu bukan aku yang benar benar tulus pada mu. hah... benar, itu bukan urusan ku jika kau kembali tersakiti itu bukanlah urusan ku lagi. aku tak mempunyai hak untuk memberi kehangatan lagi, tak memiliki hak untuk selalu menghapus air mata mu. ^-^

GeDuNG sErBagUnA

saat pertama tiba kami berfoto bersama, pemandangannya asri. ketika masuk lebih dalam, ilmu kami semakin bertambah. banyak ilmu ilmu sains yang selama ini hanya kami bayang dan kami takar hari ini kami lihat secara langsung.  hem,,, sayangnya gedung serba guna itu sepi. kata Mutia "ibarat ilalang di hamparan tanah lapang. tak pernah disentuh dan dilihat" menyusun angka dan penjumlahannya, melihat sulap yang selama ini dilakukan di Tv ternyata itu sebagian dari ilmu fisika. hah,,, kata Sari " tambah bernafsu untuk lebih menjelajahi seluk beluk fisika"   kalo kata saya "disana ibarat jutaan permainan yang membangkitkan sifat kekanakkan tapi menambah wawasan. benar ilalang, tapi berharap agar ilalang yang kesepian tersebut dapat tumbuh menjadi sebuah pemandangan yang asri. dengan menjaga, merawat dan menemani kekosongan tersebut."