Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2015

Hari ini HUJAN!!

SIRIUS... Sudah satu minggu saya tidak bertemu dengan mu. Ada begitu banyak tugas kuliah yang harus saya kerjakan. Tugas tugas yang menumpuk masih tak bergerak sama sekali, Tapi semuanya terbalaskan dengan momen hari ini. kau tahu kan SIRIUS, saya tak bisa mengukur sampai sejauh mana tingkat kedekatan ku dengan orang orang yang berada disekitar ku. Tapi hari ini, saya mengerti tentang semuanya. bahkan tentang diri ku sendiri, yang selama ini tak bisa saya pahami. SIRIUS, saya tak ingin mengalami hal yang sama untuk kedua kalinya. Merasa kehilangan dengan orang yang sangat berarti bagi ku. SIRIUS, saya tak ingin penyesalan itu datang lagi, setelah apa yang saya lewati dalam hidup saya. Sirius, hanya ada satu hal yang membuat aku terus berpikir. Adalah tentang bagaimana ia bisa menjauh dengan begitu mudahnya, setelah apa yang kami lewati bersama? bukan dia yang selama ini menjadi tokoh utama dalam cerita ku, tapi dia yang selama beberapa tahun ini tak ku tahui keberadaannya dan kabarn...

MAMA....

SIRIUS... Hari ini aku terbangun dari tidur ku, aku melihat ibu ku tertidur pulas di samping ku. kini, raut wajahnya sudah benar benar terlihat lelah. lelah mengurus semua pekerjaan rumah tangga. tapi, dengan kuatnya beliau selalu mengatakan bahwa semuanya baik-baik saja, meski terlihat jelas dari matanya bahwa ia sedang menyembunyikan kesedihannya. hari ini, aku ingin menangis sejadi-jadinya,Sirius. kau tahu kenapa? aku menyayangi ibu ku. sangat menyayangi nya. bahkan ketika ia membentak ku, aku masih menyayangi nya. begitu pun ia. sudah berapa banyak aku membuat ibu ku kecewa, sudah berapa kali aku membuat luka di hatinya? seberapa kali aku mengabaikan nasihat nya? tapi, beliau selalu ada ketika aku berada dalam situasi yang membingungkan. memeluk ku dan bertanya 'ada apa?'. seakan bahwa ia tak memiliki masalah sendiri, ia mengabaikan kesedihannya dan memperdulikan ku. Sirius, aku juga ingin bertanya pada nya 'ada apa?' sebelum waktu memanggil. namun, Sirius. kenapa...

Hati ku tlah mati

Sirius, hari ini kembali hujan. awan juga muram. aku bingung bagaimana bisa, langit tahu bagaimana perasaan ku? Sirius, dia datang lagi. disaat aku mencoba membunuh perasaan ini. dia datang dan memanggil nama ku. hal yang sangat aku sukai. memanggil ku dengan lembut. Sirius, apakah aku salah? salahkah jika aku membunuh nya secara perlahan. meski aku tahu membunuh perasaan ini sama saja membunuh sebagian hati ku. tapi,,, dia juga harus tahu bahwa aku sudah tidak bersama nya lagi. sejak kebenaran itu terungkap. Sirius, aku harap angin kencang yang datang malam ini bisa menyampaikan pada nya . tentang hati ku yang tlah terikat di salah satu pohon. tertancap dengan keras tentang nya. tapi bukan tentang dy. Bukan perasaan yang menghancurkan semua yang diberi terhalangkan tentang sebuah kekecewaan... yang tak pernah diharapkan tumpah ruah rasa yang ku pendam ini tak tahu apa masalahnya? mengapa ia pergi? semua rasa yang datang bukankah dia yang memberi kin...

Suara Hati

Hari ini, aku bertemu Dengan sang pemilik hati Merekah di tarik kupu-kupu Tak ingin menutup lagi Suara ku memanggil mu Melirik setiap gerakan mu Ku yakin orang tlah tahu Tentang pipi merah menahan malu Hari ini, aku tertawa Bukan karena bahagia mereka Tentang apa yang merekah-rekah Lantas mengapa ia marah? Tidakkah kau mendengar? Suara hati yang menggelegar Tentang cinta tak tersambutkan Mengapa harus ada kepedulian? Bisakah sama ku dan ia? Bukan cerita tentang bagaimana? Bukan pula tentang mengapa? Tapi, kapan rasa itu ada? Ku tahu, kau tak paham Tentang apa yang menghujam Tapi saat mereka bertanya Masih pantaskah ku diam murjana Bukan, tentang dari mana? Tapi tentang kebenarannya Saat mereka tahu semuanya Lantas, benarkah kau menolaknya? Hari ini, aku tau berita Bukan karena aku mencarinya Hanya berterimakasih pada hujan Tentang apa yang tersampaikan Biarlah, ku teteskan Setiap harapan yang terjatuhka...

Tentang Seseorang

Aku berdiri terpekur sendiri Diam, menatap laksana Siluet biru berubah menjadi hitam Tentang seseorang yang telah hilang tentang tinta yang terlukiskan Tentang apa dan siapa? Lalu, berdiam murjana berpikir tentang kepastian tentang ku yang membisu hilang tanpa kata, bingung seperti habu bertebaran,melayang tak tau iya atau menolak tentang sebuah perasaan bisakah tak ada perkelahian? tak bersikukuh apa yang dipertahankan biarlah, bumantara menyaksikan Sebuah Maha karya yang lahir dari satu kata tentang bagaimana tercipta? hah,,, lupakan saja tentang ia, yang datang tentang ia, yang pergi tentang ia, yang jauh tentang ia, seseorang itu...  

Straight News, Depth News, dan feature

Ada dua jenis penulisan berita yang sering kita temui didalam media, yakni softnews dan hardnews . Soft news adalah jenis berita yang memiliki materi lebih tenang dan ringan. Contoh berita soft news adalah feature yang diawali dengan sebuah cerita dan mengedepankan human interest, profil seorang tokoh, dan keunikan tertentu dengan gaya penulisan yang lebih bebas dan deskriptif. Feature bisa ditampilkan kapan saja, karena model pemberitaannya yang lentur dan tak terikat waktu. Berbeda dengan hard news, yang dituliskan berdasarkan fakta fakta dari sebuah kejadian. Sehinnga seorang jurnalis dilarang keras untuk beropini, melainkan melaporkan dengan fakta yang aktual, dan harus menempatkan diri secara netral dan objektif. Contoh jenis hard news adalah straight news. Straight news adalah berita langsung/ berita tegas yang menceritakan sebuah kejadian. Dalam sebuah straight news kita harus benar benar menaati kaidah pemberitaan model piramida terbalik. Dimana, informasi terpenting disamp...

Seorang Anak Hawa

Aku dekat karena kau ada berdiri disamping lama jumpa kau ajar ku tawa ajar ku bahagia Mengalir kita bersama menyatu dalam satu ikatan sumpah kata selamanya membuat bedegap keyakinan Hingga muncul cinta dulu kala seorang anak hawa menghempas jiwa yang lemah merenggut kirana nya ya, seorang anak hawa tak mengerti cinta sehingga hancurlah segalanya hah, aku tau mau terlibat lebih lama saatnya moksa bicara

Kenangan di Masa itu

Sirius, kau tau kan mereka? mereka yang selama 2 thun mmbuat kepala ku hmpr pecah, yang membuat otak ku penuh dengan semua tingkah menjenuhkan itu. kau tau kan mereka? mereka yang selama 2 thun membuat aku bingung dengan diri ku sendiri, mereka yang membuat aku sulit mengontrol emosi ku kau tau kan mereka? mereka yang mengubah ku, berubah menjadi tak apatis lagi. mengubah ku menjadi pribadi yang penuh dengan canda, tawa bahagia. membuat ku bisa memiliki banyak teman, bergaul dan merangkul semuanya. kau tau kan betapa mereka menjaga ku? kau tau itu. Sirius, hari ini aku akan menangis. bukan dia tapi mereka. tentang bagaimana aku dan mereka bertemu, tentang bagaimana mereka mengubah ku, tentang bagaimana mereka membuat hari hari disekolah ku menjadi menyenangkan, tanpa harus berpikir keras tentang buku buku yang menumpuk dimeja ku. tapi, mereka tetap mendukung ku dengan keberhasilan ku. kau tau kan mereka adalah tawa ku? iya, kau pun tau. hari ini, aku tidak tertawa. dan aku t...

yang tersisa hanyalah hari ini

yang tersisa hanya lah hari ini... ada satu hal pada hari ini yang akan aku katakan, pintu itu, pintu masa lalu kini telah tertutup, namun pintu masa depan belum tiba karena nya,,, aku hanya memusatkan pikiran ku untuk hari ini, mungkin hari terakhir. hari ini banyak hal dan terlalu banyak hal yang harus dikerjakan, untuk hari terakhir. setelah semuanya terjadi, aku baru mengerti mengapa aku terlalu tersakiti? aku terlalu puas untuk apa yang aku dapatkan,sehingga aku lupa mempersiapkan hatiku untuk ke depan. dan ketika hal yang menyakitkan tiba, maka aku tak bisa menerima nya. karena dari awal aku belum mempersiapkan hati ku untuk terluka. hari kemarin, aku tak pernah berharap bahwa hari kemarin dapat terulang di esok hari. karena sekali lagi aku tak ingin menjadi luka untuk diri ku sendiri. harus aku putuskan, bahwa hari ini adalah hari terakhir, melepaskan semua ketakutan ku, meninggalkan kesedihan ku agar aku bisa bahagia untuk hari esok. maka,,, jika kau ingin menga...

EMBUN...

embun  pagi, membuat jiwa yang dingin menjadi lebih dingin. Merasuki jiwa yang tak mampu bertahan. Dalam sebuah  kisah,hanya ada awal dan akhir dan hanya itu dipandang. Ketika waktu berhenti,maka semua kehidupan berhenti. Namun, jiwa yang dingin diam menjadi kaku. Dalam sebuah cerita, ada yang diunggulkan dan ada yang dibuang. Maka jiwa yang dingin sebagai apakah engkau? Dalam kehidupan nyata, hanya ada cerita dalam penghampaan jiwa,maka jiwa yang dingin buang saja? Maka, ketika mereka menggores luka masih pantaskah embun menutupnya? Membawa pergi,meneteskan setiap kisah-kisah nya pada jiwa yang lemah, membagi cerita bahwa aku juga penikmat dalam Kisah Embun Pagi...